Breaking News
recent

Kabar Baik, Sekolah di Purbalingga Bisa Tatap Muka, Bupati: Terpilih dari 163 Daerah Lainnya oleh - artikelpendidikan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website artikelpendidikan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kabar Baik, Sekolah di Purbalingga Bisa Tatap Muka, Bupati: Terpilih dari 163 Daerah Lainnya, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca


Bupati Purbalingga. Dok Radar Banyumas

PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga menjadi satu dari 163 daerah yang diizinkan melaksanakan sekolah tatap muka oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat nasional. Sebab, sejak 2 Agustus lalu, Kabupaten Purbalingga menjadi wilayah zona kuning atau risiko rendah Covid-19.

Perubahan status Kabupaten Purbalingga dari zona merah menjadi zona kuning, diungkapkan langsung oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, pekan lalu.

Dia menyebutkan, hal itu terjadi setelah tingkat kesembuhan pasien poistif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga meningkat.

Data terbaru, dari 72 pasien positif Covid-19 hanya tersisa tiga pasien yang masih dinyatakan positif virus dari Tiongkok tersebut. Sebanyak 68 pasien dinyatakan smebuh dan satu diantaranya meninggal dunia.

Cari Sinyal, Siswa di Karangkobar Banjarnegara Belajar Daring di Pemakaman



Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga juga telah mengeluarkan SE nomor 420/1291/2020 tertanggal 3 Agustus 2020, tentang penyelenggraaan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga Setiyadi, Pemkab membuka peluang sekolah melaksanakan sekolah tatap muka.

Dalam surat tersebut, Kepala Dindikbud menjelaskan, untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran tahun ajaran 2020-2021 di masa Pandemi Covid-19, satuan pendidikan harus memperhatikan berbagai pedoman. Yakni, diantaranya sekolah wajib membentuk tim gugus tugas penanganan Covid-19 di tingkat satuan pendidikan.

Selanjutnya, tim gugus tugas penanganan Covid-19 di tingkat satuan pendidikan berkoordinasi dengan ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan setempat, terkait keamanan penyelenggaraan proses belajar mengajar. Selanjutnya, sekolah mengajukan permohonan surat keterangan aman dari Covid-19 unyuk bisa melaksanakan pembelajaran.

"Yakni, kepada tim gugus tugas kecamatan untuk jenjang SMP dan ketua gugus tugas desa/kelurahan untuk PAUD dan SD," ujarnya.

Sekolah juga diminta memberikan jamninan bebas dari Covid-19. Yakni, dengan melakukan penyeprotan disinfektan. Selain itu, pelaksanaan pembelajaran harus memperhatikan beberapa pedoman.

"Sebelum kegiatan pembelajaran tatap muka dilaksanakan, sekolah wajib mengirimkan salinan jawaban aman dari ketua gugus tugas," imbuhnya.

Pola pembelajaran dilakukan dengan efektif, efisien dan inovatif. Serta memperhatikan kapasitas ruang yang tersedia dan menggunakan model shifting. Sekolah juga harus menerapkan protokol kesehatan. Yakni, pengecekan suhu tubuh, wajin cuci tangan dan wajib menggunakan masker.
Di dalam ruang kelas, juga dilakukan physical distancing. Siswa jug amenggunakan alat sekolah sendiri dan dihindari tukar menukar buku antar siswa.

"Jika ada warga sekolah yang terpapar virus Covid-19. Maka proses pembelajaran segera dihentikan sementara," tambahnya.

Terpisah Kepala Sekolah SMPN 1 Purbalingga Runtut Pramono sekaligus Ketua MKKS SMP Kabupaten Purbalingga mengatakan, saat ini sekolah tengah menjalankan tahap persetujuan dari orang tua untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Nantinya, surat persetujuan orang tua siswa yag dilegalisasi oleh Komite Sekolah tersebut, akan menjadi dasar mengajukan pembelajaran tatap muka ke tim gugus tugas. (tya)

Itulah tadi informasi mengenai Kabar Baik, Sekolah di Purbalingga Bisa Tatap Muka, Bupati: Terpilih dari 163 Daerah Lainnya dan sekianlah artikel dari kami artikelpendidikan.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

admin

admin

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.